TEMPO.CO, Jakarta – Keberhasilan berawal dari impian. Impian dapat kita wujudkan dengan tidak mengamankan posisi kita di dalam persaingan. ‘Bermain aman’ sebenarnya akan berdampak buruk pada jangka panjang. Karena, mengambil resiko untuk mewujudkan sebuah impian.

Ainy Fauziah, seorang motivator dan pelatih kepemimpinan menjelaskan pentingnya seseorang mengambil resiko. ” Jika ingin sukses meraih impian, beranilah mengambil resiko,” kata Ainy kepada Tempo, Sabtu, 15 Februari 2014.

Ainy memberikan, beberapa alasan mengapa keberanian mengambil resiko membawa kita pada sebuah kesuksesan, berikut ulasannya :

Baca juga : Koran-jakarta.com – Motivator Bagi Mereka Yang Kesusahan

1. Lebih percaya diri
Mempelajari hal-hal yang baru akan memunculkan keberanian kita untuk melakukan pencapaian. Dengan melakukan pencapaian, tentu kita merasa lebih percaya diri untuk mampu menyelesaikan tantangan yang lebih menantang lagi.

2. Menciptakan peluang besar
Dengan mengambil resiko, tentu kita juga membuka sebuah peluang yang besar. Peluang untuk lebih menjadikan diri lebih baik dari sebelumnya.

3. Meraih impian
Berani mengambil resiko merupakan langkah pertama kita untuk meraih kesuksesan. Dalam proses inilah kita bisa menemukan potensi kita yang baru. “Kita dapat mengenali kekuatan dan kelemahan, sehingga kita bisa belajar dari proses ini,” Ainy menjelaskan.

Baca juga : KOMPAS.com – Atasan sebagai Panutan bukan Sumber Ketakutan

4. Belajar dari resiko
Berani mengambil risiko kita juga mengalami perkembangan dalam diri. Kita jadi terlatih untuk mempercayai insting dan lebih bersemangat membuktikan pada orang lain kita mampu melakukan hal yang dianggap tidak mungkin.

5. Belajar untuk bersyukur
Berani mengambil resiko akan membuat kita untuk bisa bersyukur dengan pencapaian kita. Lebih bisa menyadari diri dan mampu menerima kondisi kita.

Rina Atmasari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Post comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.