KOMPAS.com – Berganti tahun, perjalanan baru selama 365 hari ke depan pun dimulai. Menjadi pribadi lebih baik lagi, lebih bahagia, lebih sukses, lebih sejahtera tentunya menjadi harapan setiap pribadi. Resolusi baru umumnya selalu menjadi panduan memulai hari baru di tahun baru. Namun bagaimana agar resolusi tak berakhir sebagai catatan belaka, namun berwujud menjadi pencapaian nyata setahun ke depan?

Apa pun resolusi Anda, dalam keuangan, karier, keluarga, hubungan berpasangan, mau pun sebagai pribadi, perlu kemauan kuat untuk mewujudkannya. Kemauan dari dalam diri yang kuat muncul karena adanya rasa percaya diri, berani, namun tetap tak tinggi hati. Semua hal ini dapat Anda miliki, dengan mengajukan lima pertanyaan ini kepada diri sendiri.

“Pertanyaan itu, membuat saya mengatakan kepada diri sendiri tak ada yang perlu dikhawatirkan di dunia ini selama impian saya mulia. Mengajukan lima pertanyaan itu kepada diri sendiri memberi dampak: saya tidak punya rasa takut, percaya diri, namun tetap humble,” kata motivator, Ainy Fauziyah, CPC, kepada Kompas Female.

Ainy, dalam bukunya Dahsyatnya Kemauan, menuliskan, bertanya kepada diri sendiri meningkatkan kesadaran diri, menjadikan Anda berpikir lebih baik dan bertindak lebih cerdas serta bertanggung jawab. Bertanya kepada diri sendiri dapat membangkitkan kemauan dan membantu menemukan perncarian Anda.

“Dengan bertanya pada diri Anda sendiri, hati dan pikiran Anda bersatu mencari jawaban. Hati Anda tergerak untuk menggerakkan pikiran Anda dalam mengambil langkah nyata. Di sinilah kemauan bertumbuh. Di sinilah awal Anda menemukan kehidupan yang berkualitas dan lebih bermakna,” tulisnya.

Baca juga : Harian Pelita – Motivator Wanita Indonesia yang Siap “Go International”

Untuk membantu Anda mengambil langkah nyata mewujudkan resolusi demi mencapai hidup lebih berkualitas, jawab dengan jujur dan objektif, saat Anda sedang sendiri dan dengan pikiran tenang, lima pertanyaan ini :


1. Apa yang terpenting dalam kehidupan Anda?

Pertanyaan ini membuat Anda sadar sepenuhnya untuk apa dan siapa Anda berjuang meraih impian. Dengan begitu, Anda menjadi pribadi yang tangguh dan siap menghadapi tantangan. Anda gigih mewujudkan impian, sekaligus juga mempertahankan, melindungi, menyayangi sesuatu yang terpenting dalam hidup Anda.

Kembali ke pertanyaannya, apa sebenarnya yang terpenting dalam hidup Anda? Nama baik, keluarga, orangtua, pasangan, anak-anak, karier, uang? Tentu banyak hal penting dalam hidup Anda, maka buatlah prioritas. Tulislah tiga hal terpenting dalam hidup Anda. Jangan ragu menulisnya, karena percaya lah, setiap orang tentu punya jawaban berbeda karena prioritasnya tentu tak sama. Namun, Anda harus menjawabnya, apa yang terpenting dan paling utama dalam kehidupan Anda? Ini langkah awalnya.


2. Apa sebenarnya yang Anda inginkan?

Pertanyaan ini membimbing Anda menemukan keinginan, harapan, dan tujuan Anda sebenarnya. Sadari sepenuhnya impian Anda agar lebih mudah bagi Anda nantinya untuk melanjutkan ke tahap berikutnya. Mulailah membuat daftar mengenai apa yang paling Anda inginkan, dan manfaat yang ingin Anda dapatkan. Jangan takut menuliskannya, meski nantinya Anda akan memiliki daftar yang panjang. Tulislah dalam skala prioritas agar Anda bisa fokus meraih satu persatu setiap keinginan itu. Siapkan diri Anda untuk merenungkan apa yang sebenarnya Anda inginkan, sadari sepenuhnya, tuliskan, lalu bertindaklah!

Baca juga : Kompas.com – Wujudkan Mimpi dengan 3 Tanggung Jawab Ini


3. Manfaat apa yang akan Anda dapatkan?

Anda tak sekadar membuat daftar keinginan atau siapa dan apa yang paling penting dalam hidup. Namun Anda juga perlu menyadari sepenuhnya manfaat apa yang akan Anda dapatkan dari semua hal tadi. Dengan begitu, Anda terdorong lebih bertanggung jawab kepada diri sendiri, terpacu untuk mengambil keputusan yang besar, dan percaya diri mengambil setiap langkah dalam hidup Anda. Anda pun menjadi pribadi yang lebih cerdas dan bijaksana.


4. Potensi apa yang Anda miliki?

Dengan mengenal manfaat yang akan Anda dapatkan dari setiap keinginan, akan lebih mudah menggali potensi diri. Potensi Anda adalah kekuatan dari dalam diri yang dapat dimanfaatkan lebih optimal dan punya peran besar dalam membangun kemauan. Dengan memiliki kemauan, bukan hal sulit bagi Anda mewujudkan semua resolusi yang sudah Anda susun setahun ke depan. Semua hal ini saling terkait. Jadi kenali apa yang menjadi kelebihan Anda.

Lalu bagaimana mengenali potensi? Caranya, amati bagaimana reaksi pertama pikiran Anda saat membayangkan empat hal ini:
* Sesuatu yang membuat Anda bersemangat melakukannya.
* Sesuatu yang Anda kerjakan atau yang Anda capai dengan luar biasa.
* sesuatu yang Anda kerjakan dengan senang hati.
* sesuatu yang Anda sukai.

Jadi, potensi apa yang Anda miliki saat ini? Jangan ragu untuk mengembangkannya!


5. Apa tindakan Anda?

Jangan terjebak pada masalah klasik yang terjadi pada kebanyakan orang. Tak sedikit orang yang tahu apa yang harus dilakukannya, tetapi takbanyak di antara mereka yang benar-benar melakukannya. Jawab pertanyaan ini, apa tindakan Anda? Dengan menjawabnya penuh kesadaran, Anda akan bertindak proaktif sekaligus bersungguh-sungguh bertindak nyata dan konsisten.

“Tindakan nyata mendorong keberanian Anda untuk melangkah dari hal paling sederhana hingga yang luar biasa, yang belum pernah terpikirkan oleh Anda sebelumnya. Selain juga mendorong Anda bertanggung jawab untuk mewujudkan keinginan Anda dan memotivasi Anda untuk mewujudkan impian, apa pun risikonya,” jelas Ainy.

Baca juga : Kompas.com – Membara Memotivasi Kaum Hawa dan Dhuafa – Bagian II (Habis)

Jadi, jika hingga saat ini Anda belum juga bisa merampungkan daftar resolusi tahun baru, singkirkan sementara daftar resolusi Anda. Siapkan catatan baru, alihkan perhatian Anda sebentar saja dengan menulis lima pertanyaan tadi, lalu jawablah satu per satu dengan tenang dan penuh kesadaran.

Jawaban dari setiap pertanyaan tadi menjadi panduan utama untuk menyusun apa pun resolusi Anda. Jawaban atas lima pertanyaan tadi menjadi acuan bagaimana Anda menjalankan berbagai peran setahun ke depan dengan lebih percaya diri, berani namun tetap rendah hati.

Selamat tahun baru!

Wardah Fajri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Post comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.